Divonis Tumor Otak, Wanita Ini Tetap Gigih Jualan Pastel Legendaris



Jakarta

Mengidap tumor otak tak membuat wanita ini menyerah. Ia justru berhasil bangkit dan selamatkan Usaha pastel legendaris milik keluarganya.

Penyakit kronis seringkali memupuskan harapan penderitanya. Tetapi tidak sedikit Di mereka yang memilih bangkit dan meneruskan hidup.

Semangat yang datang Di diri sendiri menjadi alasan sebagian orang berhasil hidup kembali. Seperti kegigihan seorang pelaku Usaha Mikro Kecil yang kisahnya dilansir Di Channel News Asia (2/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tay Mui Lan merupakan seorang pemilik Usaha skala Usaha Mikro Kecil Ke Singapura. Ia adalah generasi ketiga Usaha Soon Soon Huat Curry Puff, kudapan sejenis pastel khas Singapura.

Baca juga: TikToker Rusia Girang Bisa Jajan Camilan Jadul Di Era Uni Soviet

Mui Lan tak patah semangat meneruskan Usaha pastel keluarga walaupun mengidap tumor otak. Foto: Channel News Asia

Pada bertahun-tahun, ia menjalani rutinitas sebagai pedagang kecil. Mulai Di bangun Sebelumnya subuh, menyiapkan adonan, memasak isian, dan melayani pelanggan tanpa banyak jeda.

Mui Lan meninggalkan pekerjaan kantoran Untuk meneruskan Usaha keluarga yang sudah berdiri Dari 1992. Tidak ada gaji tetap, tidak ada cuti sakit berbayar, dan pendapatan sepenuhnya bergantung Ke kemampuan tubuhnya Sebagai terus bekerja setiap hari.

Titik balik datang Ke 2020. Sakit kepala berkepanjangan membuat Mui Lan memeriksakan diri Ke Fasilitas Medis.

Hasilnya, ia Memiliki tumor otak berukuran 4 cm yang membutuhkan operasi segera. Ke Pada itulah muncul kekhawatiran. Tak hanya soal hidup dan mati, tetapi juga nasib Usaha yang menjadi sumber nafkah.

Baca juga: Wow! Unjuk Rasa Tukang Batagor Antar 12 Mangkuk Naik Kendaraan Bermotor Roda Dua Bikin Netizen Heran

Divonis Tumor Otak, Wanita Ini Tetap Gigih Jualan Pastel LegendarisIa berhasil Melewati masa Terapi dan bangkit lebih kuat. Foto: Channel News Asia

“Kalau saya tidak bisa bekerja, usaha ini bagaimana?” pikit Mui Lan.

Pada masa Terapi, Usaha curry puff miliknya tetap beroperasi Di Dukungan keluarga. Sewa tempat, kebutuhan harian, dan biaya hidup masih bisa ditutup.

Bagi Mui Lan, ini menjadi bukti bahwa jaring pengaman Keuangan sangat krusial Bagi pelaku Usaha Mikro Kecil yang rentan kehilangan penghasilan Pada sakit. Beruntung, operasinya berhasil.

Tumor yang dimilikinya dinyatakan jinak, meski ia harus Memperoleh dampak permanen berupa gangguan pendengaran. Tetapi Bagi Mui Lan, semangat menjaga Usaha keluarganya tetap lebih besar daripada harus menyerah Di Penyakit.

(dfl/adr)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Divonis Tumor Otak, Wanita Ini Tetap Gigih Jualan Pastel Legendaris