Jakarta –
Sebuah kejadian kriminal yang bermula Di Kegiatan makan malam sederhana berubah menjadi Penghayatan traumatis Bagi sepasang kekasih Ke Kuala Lumpur, Malaysia. Begini kronologinya.
Pasangan muda tersebut diduga menjadi korban ancaman, Mengambil Barang Orang Lain Bersama Tindak Kekerasan, serta Merasakan pelecehan seksual Dari seorang pria yang menyamar sebagai petugas Keselamatan Pada mereka Di melakukan mukbang (makan Di porsi besar) Ke Di Kendaraan Pribadi.
Dilansir Di WeirdKaya (12/01/2026), peristiwa itu dilaporkan terjadi Ke Selasa, 6 Januari, Disekitar pukul 23.30 waktu setempat. Lokasinya Ke area parkiran sebuah gerai burger yang berlokasi Ke Didekat kawasan pemandian air panas Danau Kota, Setapak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban merupakan seorang perempuan berusia 19 tahun bersama kekasihnya yang Terbaru saja membeli burger Ke resto tersebut. Mereka Lalu memutuskan merekam agenda makan mereka sebagai sesi mukbang Ke Di Kendaraan Pribadi yang terparkir Ke area tersebut.
|
Ilustrasi Bikin Konten Mukbang Burger, Pasangan Ini Berujung Diteror Foto: Getty Images/Lajst
|
Disekitar satu jam Lalu, sebuah Kendaraan Pribadi lain berhenti Ke Di kendaraan mereka. Seorang pria keluar dan mendekati pasangan tersebut sambil menanyakan Kegiatan yang mereka lakukan Ke Di Kendaraan Pribadi.
Pelaku Lalu menuduh keduanya melakukan perbuatan tidak senonoh. Sebagai menakut-nakuti korban, pria tersebut memperlihatkan sebuah tongkat dan mengaku sebagai petugas Keselamatan. Ia juga menyampaikan bahwa tindakan pasangan itu dapat berujung Ke penangkapan Dari pihak berwenang.
Situasi Lalu Meresahkan ketika pelaku Membahas kartu identitas kedua korban. Ia memaksa mereka membeli seluruh Aroma yang dijualnya Bersama total nilai mencapai RM 260 (Rp 1,1 juta).
Ilustrasi Bikin Konten Mukbang Burger, Pasangan Ini Berujung Diteror Foto: Getty Images/Lajst |
Pada korban perempuan Mengungkapkan tidak Memiliki cukup uang tunai, pelaku diduga memerintahkannya Sebagai melakukan Peralihan online. Setelahnya itu, pelaku Membahas Smart Phone kedua korban dan mengancam Berencana memanggil orang lain Ke lokasi kejadian apabila korban perempuan tidak menemaninya Di satu jam.
Di Kepuasan tertekan dan ketakutan, pasangan tersebut juga diduga dipaksa melakukan tindakan intim Dari pelaku. Ancaman dan intimidasi dilaporkan berlangsung Di beberapa jam. Pelaku Justru disebut mengklaim sudah menggunakan modus serupa Pada korban lain Sebelumnya akhirnya melarikan diri Di lokasi kejadian.
Kepala Kepolisian Distrik Wangsa Maju, Asisten Komisaris Mohamad Razin, membenarkan bahwa laporan polisi telah diterima Yang Berhubungan Bersama Perkara Pidana Hukum tersebut.
Ia Mengungkapkan bahwa penyelidikan dilakukan berdasarkan Pasal 392 Kitab Undang-Undang Aturan Pidana Malaysia tentang Mengambil Barang Orang Lain Bersama Tindak Kekerasan serta Pasal 377C Yang Berhubungan Bersama perbuatan seksual tanpa persetujuan.
Seorang pria berusia 24 tahun sudah ditangkap Ke kawasan Damansara Ke 8 Januari. Pada ini ia ditahan hingga 14 Januari guna membantu proses penyelidikan Bersama Detail.
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Apes! Niat Bikin Konten Mukbang Burger, Pasangan Ini Berujung Diteror












