Sedih! Kedai Yong Tau Foo Legendaris Ini Tutup Setelahnya 40 Tahun


Jakarta

Belakangan banyak tersiar kabar penutupan tempat makan legendaris Di negeri Singa. Selain warung nasi Padang, ada kedai yong tau foo berusia 40 tahun yang tutup.

Kedai legendaris Hup Chong Yong Tau Foo resmi menutup usahanya Di 28 Januari 2026. Berlokasi Di Toa Payoh, Singapura, kedai ini telah melayani pelanggan Pada lebih Di 4 dekade dan menjadi Pada Di keseharian banyak keluarga.

Melansir AsiaOne (28/1), hari terakhir operasional kedai tersebut dipenuhi suasana haru Di pemilik dan pelanggan setia yang datang Untuk menikmati hidangan terakhir.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa hari Sebelumnya penutupan, jumlah pelanggan yang datang Meresahkan. Banyak yang sengaja menyempatkan diri Untuk kembali mencicipi yong tau foo yang telah menemani berbagai fase hidup mereka.

Tak sedikit pula yang datang hanya Untuk berpamitan dan mengenang masa lalu. Untuk pelanggan setia, Hup Chong bukan sekadar tempat makan, tetapi ruang nostalgia.

Pemilik generasi Di-4, Alat Mei Woon, mengungkapkan perasaan campur aduk Di kedai harus ditutup. “Saya harap pemilik kedai Minuman Berencana Membahas alih kedai ini dan mempekerjakan saya sebagai pegawai,” katanya.

Ia mengatakan usaha keluarga ini telah membesarkan tiga generasi, Agar keputusan tersebut terasa sangat berat.

Salah satu menu Di kedai yong tau foo legendaris Singapura yang berujung tutup. Foto: Facebook/Hup Chong Yong Tau Foo Blk 203

Setelahnya hari terakhir berjualan, ia berencana beristirahat sejenak dan menikmati waktu luang Di Singapura, sesuatu yang jarang bisa dilakukan Pada bertahun-tahun mengelola kedai. “Saya bisa Perjalanan Kaki besok,” sahutnya.

Menjelang penutupan, Hup Chong sempat menjadi perbincangan Setelahnya muncul Komentar soal harga Minuman. Untuk unggahan yang beredar Di akhir Desember 2025, disebutkan seporsi yong tau foo dibanderol S$9,20 (Disekitar Rp110 ribu).

Komentar tersebut memicu diskusi hangat, terutama Sebab muncul Di Di keluarga pemilik Ditengah bersiap mengakhiri perjalanan usaha mereka.

Keluarga pemilik menegaskan bahwa harga tersebut mencerminkan kenaikan biaya bahan baku, tenaga kerja, dan operasional yang terus Meresahkan.

Mereka juga menyebut Situasi ini menjadi tantangan besar Untuk banyak usaha Masakan tradisional Di Singapura. Meski demikian, Dukungan Di pelanggan justru Datang deras, Di banyak yang menyebut harga tersebut sepadan Di Mutu dan sejarah panjang kedai.

Yong tau foo sendiri merupakan hidangan khas Tionghoa yang berasal Di komunitas Hakka. Hidangan ini populer Di Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

Bahan utamanya adalah aneka tahu dan sayuran yang diisi adonan ikan. Lalu dimasak Di cara direbus, digoreng, atau disajikan berkuah.

(adr/adr)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sedih! Kedai Yong Tau Foo Legendaris Ini Tutup Setelahnya 40 Tahun

คุณสามารถเข้าสู่ระบบการเรียนรู้และฝึกฝนเทคนิคการเล่นได้ที่ https://pgth.uk.com/ทดลองเล่นสล็อต/