Menyambut Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia Ke 17 Agustus, tak ada salahnya mengenang sejarah lewat jejak Masakan legendaris Ke Bandung.
Sebelum dulu, kota Bandung Memperoleh banyak tempat makan yang berdiri Sebelum masa kolonial. Justru beberapa Ke antaranya telah eksis Sebelumnya Indonesia merdeka.
Meski zaman terus berubah, cita rasa dan ciri khas tempat-tempat makan ini tetap dipertahankan Supaya terus menjadi tujuan wisata Masakan lintas generasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai Bersama toko roti lawas, restoran bergaya kolonial, kedai Minuman legendaris, hingga warung nasi sederhana, semuanya menyimpan cerita panjang Ke Bandung.
Berikut tujuh rekomendasi tempat makan legendaris Ke Bandung, beberapa Ke antaranya berdiri Sebelumnya Indonesia merdeka.
1. Sumber Hidangan – 1929
|
Toko roti legendaris Ke Bandung Foto: (Nidia Praja/d’Traveler)
|
Jika ingin mencicipi roti legendaris yang menjadi saksi perkembangan Kota Bandung, Sumber Hidangan wajib masuk daftar kunjungan.
Berdiri Sebelum 1929 Bersama nama Het Soephuis, toko roti ini tetap bertahan Ke Jalan Braga No. 20-22 tanpa pernah berpindah lokasi. Beragam roti klasik seperti croissant, roti tawar, bitterballen, hingga chocolates rotsjes masih dibuat dan dijual hingga sekarang.
Pengunjung juga Akansegera disambut suasana khas bangunan kolonial Belanda Bersama langit-langit tinggi, jendela besar, mesin kasir lawas, radio tua, dan etalase klasik yang membuat Pengalaman Hidup bersantap terasa seperti kembali Ke masa lampau.
2. Braga Permai -1918
Nostalgia Ke Braga Permai, Restoran Bersama Era Kolonial Berusia 106 Tahun Foto: Braga Permai/Archive |
Braga Permai menjadi salah satu restoran tertua Ke Bandung yang masih bertahan sampai sekarang. Restoran ini sudah berdiri Sebelum 1918 dan lokasinya tak jauh Bersama Sumber Hidangan.
Dahulu restoran ini bernama Maison Bogerijen dan kini menempati bangunan cagar Kekayaan Budaya Dunia Ke kawasan Jalan Braga. Selain menyajikan suasana klasik yang autentik, Braga Permai dikenal lewat beragam menu Indonesia hingga hidangan bergaya Eropa.
Es krim, pastry, serta kue khas Belanda seperti speculaas almond, boosterstaf, dan ontbijtkoek masih menjadi Unjuk pengunjung. Tak heran jika restoran ini tetap ramai didatangi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati Masakan sekaligus bernostalgia Ke Bandung.
3. Rasa Bakery & Cafe – 1931
Roti Rasa Bakery Foto: @rasabakerycafe |
Sebelum dibuka Ke 1931, Rasa Bakery & Cafe Ke Braga, tak pernah kehilangan penggemarnya. Awalnya dikenal Bersama nama Hazes, tempat ini populer berkat roti, kue, dan es krim yang menjadi Unjuk warga Bandung.
Bangunannya memang telah direnovasi agar lebih nyaman, tetapi fasad ikoniknya tetap dipertahankan. Menu legendaris seperti Lontong Cap Gomeh, Poffertjes, Saucijzbrood, hingga Marzipan masih menjadi andalan.
Es krim klasik, termasuk Coconut Royale yang disajikan Di batok kelapa muda, juga menjadi pilihan Unjuk Untuk Memperkenalkan nostalgia Di setiap suapan.
4. BMC 1928
BMC 1928 Memperoleh sejarah panjang sebagai pusat pengolahan susu pertama Ke Bandung Sebelumnya berkembang menjadi restoran keluarga.
Kini bangunan lawas Ke kawasan Merdeka tersebut mepadukan interior modern tanpa menghilangkan nilai historisnya. Restoran ini menawarkan ratusan pilihan menu, mulai Bersama Sop Buntut BMC, Bistik Sapi, hingga aneka camilan seperti Bitterballen dan Beef Croquette.
Minuman BMC Signature Milk yang menggunakan susu sapi berkualitas juga menjadi menu andalan. Perpaduan sejarah, dan variasi menu membuat BMC tetap menjadi destinasi Masakan Unjuk hingga sekarang.
5. Warung Minuman Purnama – 1930
Warung Minuman Purnama. Foto: Anindyadevi Aurellia/detikJabar |
Berjalan Ke kawasan Braga belum lengkap tanpa mampir Ke Warung Minuman Purnama. Kedai yang berdiri Sebelum 1930 ini awalnya bernama Chang Chong Se Sebelumnya berganti nama Ke 1966.
Hingga kini suasana klasiknya masih dipertahankan dan selalu dipenuhi pelanggan Bersama pagi hingga malam. Menu favoritnya berupa Minuman susu panas Bersama rasa manis seimbang serta es Minuman hitam yang sederhana tetapi tetap nikmat.
Tempat ini menjadi pilihan banyak orang Untuk menikmati secangkir Minuman sambil merasakan atmosfer Bandung tempo dulu.
6. Sate Hadori – 1940
Sate Sineureut Hadori Foto: Nur Khansa Ranawati |
Sate Hadori merupakan salah satu pelopor sate kambing Ke Bandung yang sudah berjualan Sebelum 1940. Lokasinya tetap berada Ke kawasan Didekat Stasiun Bandung dan terkenal Sebab menggunakan daging paha Di kambing betina muda yang empuk.
Menu andalannya adalah Sate Sinereut Bersama tekstur juicy tanpa aroma prengus. Sate disajikan bersama kecap, bawang merah, cabai, dan bumbu kacang yang Lebih nikmat disantap Bersama nasi hangat.
Tak sedikit wisatawan sengaja datang Ke sini Untuk menikmati cita rasa sate kambing yang tetap terjaga Di puluhan tahun.
7. Warung Nasi Mak Eha – 1947
Legendaris Ke Pasar Cihapit! Warung Mak Eha Tawarkan Gepuk dan Pepes Nikmat Foto: detikcom |
Karena Itu salah satu warung nasi tertua Ke Bandung, Warung Nasi Mak Eha berdiri Sebelum 1947, Justru Sebelumnya Pasar Cihapit terbentuk seperti sekarang.
Berawal Bersama usaha sang ibu, resep masakan khas Sunda tetap dipertahankan hingga kini. Pengunjung dapat menikmati aneka lauk rumahan seperti gepuk, soto Bandung, rendang, pepes, hingga perkedel yang disajikan bersama sambal dadak, sambal leunca, dan karedok.
Meski lokasinya tersembunyi Ke Di Pasar Cihapit, warung ini selalu dipadati pelanggan Bersama berbagai kalangan. Nostalgia dan rasa masakan rumahan menjadi alasan banyak pelanggan setianya terus kembali.
Halaman 2 Bersama 2
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Jelang HUT RI, Yuk Jelajah Masakan Ke 7 Tempat Makan Tertua Ke Bandung
















