Jakarta –
Kisah inspiratif datang Di seorang mantan pelayan restoran hotpot. Ia yang kerja keras Dari belia, kini menjabat sebagai CEO Internasional.
Cerita tentang perjalanan karier yang luar biasa kerap menjadi inspirasi Untuk banyak orang Di seluruh dunia. Salah satu kisah yang Memikat perhatian publik Mutakhir-Mutakhir ini berasal Di China.
Dilansir Di South China Morning Post, (6/2/2026), kisah seorang mantan pelayan restoran hotpot asal China membuktikan usaha tidak Berencana menghianati hasil. Ia berhasil mencapai posisi puncak korporat dan kini menjabat sebagai CEO .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang Lijuan, yang kini berusia 47 tahun, dijuluki sebagai pelayan serba bisa Di China. Ia memulai perjalanan kariernya bukan Di bangku kuliah atau posisi eksekutif, melainkan sebagai pelayan Di sebuah restoran.
|
Karir Yang Lijuan menjadi sorotan sebab perjalaannya Di seorang pelayan menjadi CEO Haidilao. Foto: South China Morning Post
|
Di usia belasan tahun, Di 1995, Yang mulai bekerja sebagai pelayan Di restoran hotpot bernama Haidilao Di provinsi Sichuan, China. Perjalanan hidupnya tidaklah mudah.
Yang hidup Di keterbatasan ekonomi keluarga. Justru ia terpaksa putus sekolah ketika menginjak tingkat sekolah menengah Lantaran keterbatasan ekonomi.
Di tahun pertamanya bekerja Di Haidilao, keluarganya Berjuang Bersama kesulitan Perbankan yang besar. Akan Tetapi tak disangka, Zhang Yong selaku pemilik Haidilao, Justru membantu Bersama membayar 800 yuan atau hampir Rp 2 juta.
Untuk Yang, hal itu membuatnya memutuskan Sebagai tetap setia kepada perusahaan. Berbekal etos kerja yang kuat dan dedikasi tanpa kompromi Pada pelayanan, ia perlahan naik jabatan Di lebih Di dua dekade.
Posisinya kini didapatkan Di kerja keras yang telah dilakukan Dari belia. Foto: South China Morning Post |
Di usia 19 tahun, Yang diangkat menjadi Instruktur toko. Lalu 3 tahun setelahnya dia dipercaya Sebagai mengelola ekspansi Usaha Haidilao Di Xian, China.
Banyak tantangan dan rintangan yang harus dilalui Yang. Salah satunya ketika harus Berjuang Bersama 60 orang bersenjata yang menyerang toko Di malam hari Di tahun 1999.
Di tahun 2022 Zhang Yong memutuskan Sebagai mundur Di posisi CEO Haidilao. Yang Lijuan Lalu diangkat menjadi salah satu pemimpin puncak perusahaan dan kini menjabat sebagai CEO Di unit internasional Haidilao, Super Hi.
Di posisi ini, ia bertanggung jawab atas perluasan Dunia merek tersebut dan memimpin operasi Di berbagai Bangsa Di luar China. Kisah Yang menjadi sorotan dan membuktikan bagaimana usaha keras tidak Berencana sia-sia Sebagai dilakukan.
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Di Pelayan Di CEO, Ini Kisah Sukses Petinggi Restoran Hotpot Haidilao












